Satreskrim Polres Binjai Gelar Rekontruksi Kasus Pembunuhan


0

Binjai – Satreskrim Polres Binjai,  menggelar rekonstruksi kasus pencurian mobil dengan kekerasan disertai pembunuhan terhadap korban, Anton Nainggolan (49), warga Jalan Anggrek Gang Manis Kelurahan Pahlawan Kecamatan Binjai Utara, Kamis (20/3) siang.

Rekonstruksi  berlangsung di halaman Mapolres Binjai, dengan diikuti 6 dari total 10 tersangka. Masing-masing memperagakan sebanyak 36 adegan berbeda, mulai dari tahap perencanaan tindak kejahatan, perampasan mobil, penyekapan dan pembunuhan korban, hingga penjualan mobil curian kepada tersangka penadah.

Para tersangka, antara lain, IS alias Este (40) warga Kota Medan, serta MO alias Gaboh (42) dan IR (34) keduanya warga Kabupaten Langkat selaku tersangka pencuri mobil disertai kekerasan dan pembunuhan, serta RL (38) warga Kota Medan, serta AS alias Bokir (39) dan SI (30) keduanya warga Kabupaten Langkat selaku penadah dan perantara mobil curian.

Sedang tiga tersangka lainnya, yakni WR (50), RM (36), dan IN (34) ketiganya warga Kabupaten Langkat, dan SN (45) warga Kota Medan kini masih buron.

Rekonstruksi disaksikan Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Revi Nurvelani, Kanit I Pidum Iptu Rudi Lapian, Kanit II Ekonomi Iptu Andi S Nugroho, jajaran petugas penyidik terkait, serta beberapa perwakilan pejabat Kejaksaan Negeri Binjai.

Berdasarkan gelar rekonstruksi yang berlangsung selama 1,5 jam itu, diketahui  aksi dilakukan secara matang dan terencana. Mayat korban setelah dibunuh ditemukan dalam parit di kawasan perkebunan tebu Blok IX Kebun Tandam Hulu PTPN II Tanjung Morawa Dusun Buluh Cina Desa Tandam Hulu I Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang, pada 6 Pebruari lalu.

Bermula  saat 5 tersangka yakni IS, MO, IR, WR dan RM terlebih dahulu merencanakan aksi kejahatanannya saat menginap di salah satu hotel di  Jalan Medan-Binjai Km 13 Kecamatan Sunggal Kebupaten Deli Serdang, Rabu (5/2) malam. Bahkan sebelum meninggalkan kamar hotel, para tersangka  mengonsumsi sabu bersama teman wanita mereka, RA.

Cari Korban

Setelah itu, tersangka IS, diduga sebagai otak kejahatan mengajak 4 rekannya mengendarai mobil Toyota Avanza berangkat menuju Kota Medan guna berkeliling sambil mencari korban target pencurian.

Setiba di  Simpang Empat Sei Sikambing Kota Medan  pukul 23.30 WIB, para tersangka mendapati  mobil  Toyota Avanza hitam melintas menuju arah Kota Binjai, yang dikemudikan  korban Anton Nainggolan.

Para tersangka  mengikuti laju kendaraan korban. Bahkan mobil yang ditumpangi mereka juga  berhenti beriringan dengan mobil korban saat mengisi bahan bakar di SPBU  Jalan Medan-Binjai Km 13,8 Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang.

Sesampai di Jalan Medan-Binjai Km 16, mobilnya tiba-tiba disalip dan dihentikan mobil para tersangka. Ke 5 tersangka turun dan menodongkan senjata api ke arah korban, sambil meminta korban masuk ke dalam mobil para tersangka dan menyerahkan mobilnya.

Usai beraksi, tersangka  MO, WR dan RM membawa korban mengendarai mobil menuju arah Stabat melintasi Jalan Lingkar Binjai-Tandam. Sedang tersangka IS dan IR  mengendarai mobil curian milik korban mendahului mobil rekannya bermaksud menjemput rekan mereka IN di  Jalan Binjai-Stabat Pasar VII Desa tandam Hilir I Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang sebelum menuju kediaman tersangka MO di Desa karang Anyar Marlintung Kecamatan Secanggang.

Menganiaya

Selama dalam mobil para tersangka  menyekap dan menganiaya korban hingga pingsan dengan kondisi tangan dan kaki terikat tali, serta mulut disumpal lakban.

Para tersangka menuju kawasan perkebunan tebu PTPN II Tanjung Morawa Dusun Buluh Cina Desa Tandam Hulu I Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Di lokasi itu, ketiga tersangka yakni MO, RA dan RM kemudian menghabisi nyawa korban dengan cara menjerat lehernya menggunakan tali.

Ketiga tersangka  membuang mayat korban ke dalam parit  di kawasan itu dan kemudian pergi menyusul rekan mereka yang lain di kediaman tersangka MO.

Sesampainya di kediaman tersangka MO, mereka  saling berembuk guna merencanakan penjualan mobil curian. Bahkan tersangka AS dan SI turut serta membantu melucuti barang dan memperbaiki kondisi mobil korban.

Setelah merasa kondisi mobil cukup baik dan layak jual,  pada 14 Februari 2014, tersangka IS menghubungi tersangka RL dan SN.  Mereka  bertemu di kawasan Simpang Empat Sei Sikambing Kota Medan dan melakukan transaksi jual-beli mobil curian seharga Rp 24 juta.

Kapolres Binjai AKBP Marcelino Sampaouw saat diwawancara wartawan melalui Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Revi Nurvelani mengatakan, kasus ini terungkap setelah tersangka IS ditangkap di kediamannya pada 25 Februari 2014 terkait kasus pencurian truk disertai kekerasan di Jalan Binjai-Stabat Desa Tandam Hilir I Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang beberapa bulan sebelumnya.

Melalui pengembangan penangkapan itu, pihak Satreskrim Polres Binjai  menangkap 5 tersangka lain, yakni MO, IR, RL, AS, dan SI di kediaman mesing-masing, berikut barang bukti dua mobil Toyota Avanza, dua senjata api jenis airsoftgun, serta tali dan lakban yang digunakan untuk menjerat korbannya.

Sedangkan 4 tersangka buron, yakni  WR, RM, IN, dan SN, kini masih dalam pengejaran petugas. Selain itu, petugas turut pula memburu M (46) warga Kota Medan diduga sebagai penjual senjata api kepada para tersangka.

“Dugaan sementara kita, mereka ini bagian dari sindikat ranmor antarkabupaten yang kerap beraksi disertai tindak kekerasan terhadap korban-korbannya. Tapi tentunya hal itu masih harus kita dalami lagi,” ujar Revi. (wa) (AnalisaDaily.com)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut