SBY Enggak Akan Berani “Korbankan” Boediono


0

JAKARTA – Saat Anas Urbaningrum terseret kasus korupsi gratifikasi proyek Hambalang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendesaknya untuk mundur dari kegiatan partai agar fokus menghadapi kasus yang dihadapinya.

Lantas, apakah SBY akan bertindak sama terhadap Boediono, mengingat sang Wakil Presiden disebut-sebut dalam dakwaan tersangka kasus Bank Century, Budi Mulya?

Analis Politik Charta Politika, Arya Fernandes menilai, SBY tidak akan berani mendesak Boediono mundur sebagaimana yang dilakukannya terhadap Anas.

Menurutnya, banyak faktor yang membuat SBY berpikir ulang untuk mengomentari mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) itu.

“SBY tentu tidak akan gegabah memberi pernyataan. Karena jika dia gegabah, ini akan mempengaruhi citra SBY dan Partai Demokrat,” ujar Arya saat berbincang dengan Okezone, di Jakarta, Sabtu (8/3/2014) malam.

Sejumlah faktor diyakininya membuat SBY lebih memilih bungkam. Salah satunya reaksi dunia internasional, di mana akan menjadi kekhawatiran bakal merusak citra dirinya sebagai kepala negara.

“Nanti dunia akan bertanya-tanya, ada apa dengan SBY dan Boediono, bagaimana hubungan mereka berdua? Itu akan merusak citranya,” kata Arya.

Selain itu, pernyataan gegabah dari SBY akan menimbulkan konspirasi politik jelang Pemilu. Hal itu dinilai akan merusak elektabilitas Partai Demokrat.

“Ditambah lagi Boediono mantan Gubernur Bank Indonesia, tentu akan memengaruhi pergerakan harga pasar, saham, dan psikologis pasar. Saya rasa SBY tidak akan berani untuk berkomentar,” ungkapnya. (put) (Okezone)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut