SMPN 1 Sipirok satu-satunya SLTP di Tapsel yang mengikuti UNBK


0

SipirokSMPN 1 Sipirok, merupakan satu-satunya sekolah SLTP di Kabupaten Tapsel, yang menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Persiapan pelaksanaan UNBK di sekolah tersebut telah maksimal, mulai dari persiapan teknis maupun non teknis.

Hal ini disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara UN Kabupaten Tapsel H Sapril Siregar, Selasa (18/4). “Dari 49 SMP negeri maupun swasta, ditambah 27 MTs, Negeri maupun swasta, yang ada di Tapsel, hanya SMPN 1 Sipirok yang akan menggelar UNBK,” terang Sapril.

Dikatakan, sekolah SLTP tertua di Tapsel itu, telah mempersiapkan diri. Mulai dari persiapan perangkat lunak, juga server juga, serta penyediaan generator setting (genset) guna mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik.

“Persiapan sudah maksimal. Termasuk persiapan peserta UNBK karena sudah beberapa kali dilakukan simulasi. Kita harapkan tidak terjadi pemadaman, agar UNBK berjalan sukses,” harap Sapril.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tapsel, Zulfahmi SPd SH MH MA. Dijelaskannya, peserta UN tingkat SLTP di Kabupaten Tapsel tahun ini adalah 5.656 peserta.

Dimana dari SMP, baik negeri maupun swasta sebanyak 3.691 orang. Ditambah dari MTs, negeri maupun swasta sebanyak 1.965 orang.“Ada 49 SMP, dan 27 MTs,” kata Zulfahmi.

Kedepan sambung Zulfahmi, semakin banyak sekolah di Tapsel yang menerapkan UNBK. Sebab, pelaksanaan UNBK, menandakan sekolah telah menerapkan pemahaman dan pengoperasian komputer kepada peserta didik dengan baik.

Apalagi, segala sesuatunya telah mengarah pada komputerisasi. “Mudah-mudahan sekolah lain bisa mengikuti jejak SMPN 1 Sipirok, dalam menggelar UNBK,” sambungnya.

Sementara, Kepala SMPN 1 Sipirok Drs H Bakir Harahap mengatakan, sebanyak 219 peserta UNBK dari sekolahnya, telah menjalani persiapan yang maksimal.

Namun, karena UNBK merupakan pertama digelar disekolah itu, pihaknya tetap berharap, doa dan dukungan, terutama dukungan dari para orangtua siswa, agar terus memotivasi anak anaknya, sehingga nantinya sukses menjalani pelaksanaan UNBK tersebut.

“Masih ada waktu sekitar 2 minggu lagi, dalam mempersiapkan diri,” ucapnya. Terkait persiapan perangkat lunak yang dibutuhkan saat UNBK, pihaknya juga telah mempersiapkannya.

Bahkan, satu genset telah disiagakan, dalam mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik di wilayah itu.“Mudah-mudahan berjalan lancar nantinya,” pungkas Bakir mengakhiri. [metrotabagsel.com]


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut