Sopir Angkot Blokir Jalinsum Padangsidimpuan-Sibolga


0

P.SIDIMPUAN – Puluhan sopir angkutan kota lin 01, 03, dan 07, melakukan aksi blokir Jalinsum jurusan Padangsidimpuan-Sibolga diLingk. Flamboyan, Kel. Palopat Maria, Kec. Sidimpuan Hutaimbaru, Rabu (23/4).

Aksi ini merupakan bentuk protes sopir angkot terhadap Wali Kota Padangsidimpuan Andar Amin Harahap, dan kepada pegawai Dinas Perhubungan dan Kominfo, karena dinilai tidak tegas menegakkan aturan tentang pengoperasionalan Terminal Hutaimbaru.

Yusuf, sopir angkot, kepada Waspada menuturkan, Dinas Perhubungan hanya mau untung saja dari kutipan retribusi terhadap setiap angkutan tapi sama sekali tidak peduli terhadap nasib para sopir. Aksi ini menurut sopir angkot lainnya, Marhan, dilatari adanya angkutan L300 jurusan Sibolga-Sidimpuan yang tidak mau memindahkan loket keterminal. Kemudian melanggar kesepakatan untuk menurunkan sewa di terminal.

“Kami ‘menangkap’ angkutan jenis L300 dari Batangtoru, Tapanuli Selatan, yang tidak menurunkan sewa di terminal. Alasannya, semua sewa hendak ke stasiun angkutan luar kota di Terminal Pijorkoling,” katanya. Marhan bersama sopir angkot yang lain memeriksa surat jalan dari loket yang ditunjukkan sopir L300.

Memang benar tertulis kalau semua sewa itu akan ke stasiun angkutan luar kota, dan setiap orang dimintai ongkos Rp 25 ribu.

“Namun ada sewayang mengaku kalau dia bukan hendak ke luar kota, tapi ke pusat pasar Sidimpuan untuk berbelanja.

‘’Lalu kami emosi, apalagi pegawai Dishub yang di terminal itu membiarkan dan menyuruh sopir L300 itu pergi membawa sewanya,” ujar Marhan.

Pantauan Waspada, aksi blokir jalan ini mengakibatkan arus lalulintas macat total 3 kilometer. Banyak pengguna jalan yang mengeluh karena perjalanandan aktivitasnya terhambat. Sopir truk pengangkut LPG3 Kg milik CV. Harapan Baru, S Manulang, juga mengeluh. Katanya, dia dari  Aek Godang, Kab. Padanglawas Utara, dan hendak mengantar LPG ke agen yang ada di Sibolga dan Kab. Tapanuli Tengah. Akibat blokir jalan ini, perjalanan jadi tertunda.

Arus lalulintas mulai bergerak setelah sejam kemudian personil Sat Lantas Polres Padangsidimpuan tiba di lokasi. Sejumlah petugas tampak sibuk memerintahkan sopir angkot untuk membuka ruang bagi perlintasan kendaraan lain yang terjebak macet akibat aksi tersebut.

Sehari sebelumnya, Selasa (22/1), puluhan sopir angkutan L300 jurusan Sidimpuan Batangtoru-Sibolga melakukan unjuk rasa ke Kantor Wali Kota Padangsidimpuan. Mereka menuntut ketegasan wali kota atas pengoperasionalan Terminal Hutaimbaru, karena selain kutipan retribusi Rp 3ribu kepada Dinas Perhubungan, di dalam terminal, mereka juga harus bayar Rp10 ribu kepada pemuda setempat (PS) atau preman terminal. (a27) .. (Waspada)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut