Tabrakan Bus dan Truk di Hamparan Perak, Satu Orang Kritis


0

Hamparan Perak – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) melibatkan bus pariwisata dan truk coltdiesel sarat penumpang, serta sepedamotor, terjadi di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) Jalan Binjai-Stabat, Pasar II Titi Papan Desa Tandam Hulu II, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Jumat (21/3).

Peristiwa tersebut menyebabkan pengemudi truk Sukarya (32) warga Kabupaten Langkat kritis, setelah mengalami patah tulang dan luka di kepala. Sedang kendaraan pengangkut pekerja pengeboran gas PT Pertamina (Persero) dikemudikannya itu ringsek parah dan terbalik usai tabrakan.

Tiga penumpang truk lainnya juga mengalami luka parah dan patah tulang. Mereka itu, Agus (31) selaku mandor warga Jawa Tengah, Ozi (32) mekanik warga Kecamatan Pangkalan Brandan Kabupaten Langkat, dan Hendrik Ginting (27) pekerja pengeboran warga Kecamatan Sunggal Kota Medan.

Korban kritis dan dua luka parah kini menjalani perawatan intensif di RSUP Adam Malik Medan. Sedangkan seorang lagi korban luka parah yakni Hendrik Ginting dirawat di klinik Asia Medica Tandam.

Turut menjalani perawatan medis di Klinik Asia Medica Tandam, 20 korban luka ringan. Mereka terdiri dari 14 penumpang truk dan 6 penumpang bus, yang sebagian besar dirawat karena mengalami tulang dan sendi terkilir, memar, serta luka akibat pecahan kaca dan benturan dalam kendaraan.

Beruntung pengendara sepedamotor M Yusuf warga Desa Tandam Hilir I Kecamatan Hamparan Perak, selamat meski mengalami sejumlah luka memar akibat terjatuh dari kendaraannya.

Saud Naibaho (38) warga Aceh Tamiang pengemudi bus pariwisata diamankan petugas kepolisian Binjai, karena nyaris diamuk massa beberapa saat usai kejadian.

Kasus lakalantas tersebut, kini ditangani petugas kepolisian Unit Laka Satlantas Polres Binjai. Guna kepentingan penyelidikan, petugas turut mengamankan ketiga kendaraan terkait ke Mapolres Binjai.

Melaju Kencang

Informasi dihimpun Analisa dari sejumlah saksi mata maupun para korban selamat di lokasi kecelakaan, peristiwa lakalantas diperkirakan terjadi sekira pukul 06.30 Wib.

Bermula saat bus pariwisata dikemudikan Saud Naibaho pengangkut 50-an penumpang rombongan warga Simpang Tungkam Aceh Tamiang yang akan menghadiri acara pernikahan Kelurahan Percut Sei Tuan Kabupaten Deliserdang melaju kencang di Jalan Binjai-Stabat menuju arah Kota Binjai.

Setibanya di kawasan Pasar II Desa Tandam Hulu II, tiba-tiba pengemudi bus berupaya mengarahkan kendaraannya masuk ke jalur berlawanan guna menyalip dan mendahului sepedamotor yang dikemudikan M Yusuf.

Naas upaya itu gagal, setelah dari arah berlawanan melintas truk pengangkut 22 pekerja pengeboran gas PT Pertamina (Persero) yang baru bertolak dari Jalan T Amir Hamzah Pasar III Kelurahan Jati Utomo Kecamatan Binjai Utara, menuju Kota Stabat Kabupaten Langkat.

Karena tidak mampu lagi mengelak, kedua kendaraan akhirnya terlibat tabrakan dan benturan keras hingga membuat bagian depan kendaraan ringsek parah, kemudian masuk ke dalam parit. Truk pengangkut pekerja bahkan terbalik beberapa saat setelah berbenturan.

Kejadian itu menyebabkan sebagian besar awak kedua kendaraan mengalami luka. Bahkan pengemudi truk kritis dan dua penumpang di sebelahnya yakni Agus dan Ozi mengalami luka parah, akibat patah tulang dan luka di kepala karena terhimpit kendaraan.

Beruntung pengendara sepedamotor yang ikut terlibat dalam insiden kecelekaan itu dapat terhindar dari maut, setelah kendaraanya jatuh terhempas dengan jarak cukup jauh dari posisi tabrakan kedua kendaraan besar tersebut.

Warga secara beramai-ramai menolong dan mengevakuasi seluruh korban yang masih berada dalam kendaraan, sekaligus mengamankan pengemudi bus.

Setelah itu, seluruh korban luka dibawa warga menuju RS Medica Tandam untuk dirawat. Tiga korban di antaranya, Sukarya, Agus dan Ozi, dirujuk ke RSUP Adam Malik Medan karena mengalami luka cukup parah.

Beberapa saat setelah kejadian petugas kepolisian datang ke lokasi kejadian, pengemudi bus kemudian diamankan menuju Mapolsek Binjai setelah sempat diintimidasi dan nyaris menjadi bulan-bulanan warga.

Arus lalu lintas sempat macat sepanjang lebih 4 kilometer mulai dari kawasan tugu perbatasan Kota Binjai dan kabupaten Deliserdang Kelurahan Jati Utomo Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai hingga Pasar VII Desa Tandam Hulu II Kecamatan Hamparan Perak.

Selain karena posisi kedua kendaraan menutupi sepertiga badan jalan, kemacatan arus lalu lintas juga disebabkan penerapan sistem buka tutup jalur oleh petugas kepolisian dan banyaknya warga berkumpul di sekitar kawasan itu.

Ironisnya saat petugas kepolisian sibuk mengatur arus lalu lintas dan mengumpulkan keterangan dari para saksi mata, beberapa pria betubuh tegap, berambut cepak tiba-tiba melepas paksa dan membawa plat nomor kendaraan truk pengangkut rombongan pekerja tanpa alasan jelas. (wa) (AnalisaDaily.com)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut