Tapsel daerah tercepat pencairan dana desa di Sumut


0

Tapsel – Pemkab Tapsel menjadi daerah tercepat dalam hal penyaluran dana desa (Dandes) tahap pertama tahun 2016, di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), dan mungkin juga Sumatera Utara. Sebab, sudah 58,9 persen atau 125 dari 212 desa yang ada telah menerima pencairan anggaran program nasional tersebut.

Informasi dihimpun di lapangan, empat daerah lainnya di Tabagsel, Kabupaten Madina, Paluta, Palas dan Kota Padangsidimpuan, sampai saat ini masih sibuk dengan urusan pertanggungjawaban dana desa tahap tiga (III) tahun 2015. Bupati Syahrul M Pasaribu, melalui Kadis Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Aset Sulaiman Lubis, total alokasi dana desa Tapsel tahun ini sebesar Rp127.063.126.000 dan yang ditransfer pemerintah pusat ke kas daerah baru 59,10 persen atau Rp75.092.831.296.

“Secara bertahap, mulai Juni kemarin kita mencairkan dana tersebut ke rekening desa yang mengajukan permohonan pencairan. Semuanya utuh, tidak ada potongan ataupun pungutan liar (pungli) atas dana desa yang dicairkan tersebut,” tegasnya.

Sulaiman menambahkan, di Tapsel ada 14 kecamatan dan terdiri dari 212 desa ditambah 36 kelurahan. Dari 212 desa tersebut, tinggal 87 lagi yang belum menerima pencairan dana desa tahap I tahun 2016, karena permohonan pencairannya masih dalam proses pengajuan. “Total Dana Desa tahap I yang kita transfer langsung ke rekening 125 desa yang mengajukan pencairan ialah Rp45.232.407.600. Alokasi yang diterima setiap desa berkisar antara Rp350 ke Rp373 juta,” jelas Sulaiman.

Adapun desa yang sudah menerima pencairan itu, 12 dari 12 desa di Kecamatan Angkola Barat dan 13 dari 13 di Angkola Timur. Kemudian 13 dari 13 di Angkola Selatan, 11 dari 18 di Batangtoru, dan 9 dari 34 di Sipirok. Selanjutnya, 19 dari 30 di Batang Angkola, 9 dari 11 di Marancar, 18 dari 18 di Sayurmatinggi, 6 dari 6 di Muara Batangtoru, 9 dari 16 di Tantom Angkola, dan 5 dari 8 desa di Kec. Angkola Sangkunur.

Sementara, 8 desa di Arse, 11 di Saipar Dolok Hole, dan 12 di Aek Bilah, sama sekali belum menerima pencairan. Sebab permohonan pencairan dana dari desa-desa di tiga kecamatan tersebut masih dalam proses pembuatan dan pengajuan.

“Pertanggungjawaban (SPj) Dana Desa tahap III tahun 2015 sudah selesai semuanya. Karena itulah kita melangkah ke pencairan tahap I tahun 2016,” jelas Sulaiman. Katanya, Bupati Syahrul M Pasaribu sangat perhatian dengan Dana Desa ini. Aktif memantau perkembagan dan mengawasi ketat penyalurannya apakah terjadi kutipan, pemotongan, ataupun pungli. “Alhamdulillah, sejak tahap pertama di tahun 2015 sampai tahap pertama 2016, tidak pernah ada potongan. Pencairannya selalu sesuai dengan permohonan yang diajukan dan dana tersebut langsung ditransfer ke rekening desa,” ujar Sulaiman mengakhiri. (ran /metrotabagsel.com)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut