Tekuni Pengolahan Kopi Organik, Koptan di Sipirok Terima 2 Sertifikat


1
1 point
Tekuni Pengolahan Kopi Organik, Koptan di Sipirok Terima 2 Sertifikat
Tanaman kopi organik yang dikelola Koptan 7 Pamukka di Sipirok, yang baru menerima 2 sertifikat atas upaya dan usaha yang ditekuninya. (Amran Pohan/Metro Tabagsel)

Sipirok – Dinilai berhasil dalam mengembangkan pola pertanian organik, khususnya kopi, Kelompok Tani (Koptan) Pitu (7) Pamukka, Desa Saba Batang Miha, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, menerima dua sertifikat pada Februari 2019.

Ketua Kelompok Tani 7 Pamukka, Irsan Simanjuntak pada Metro Tabagsel, Kamis (21/2) mengatakan, dari 27 hektare areal kopi yang dikelola kelompok, 8,9 hektare di antaranya telah lulus sertifikasi.

“Pada hakikatnya, ini merupakan aset Pemkab Tapsel, yang harus terus didorong dan dikembangkan ditengah masyarakat petani, demi terciptanya pemurnian lahan dari pengaruh kimia, sekaligus menguatkan perekonomian para petani,” ungkapnya.

Kedua sertifikat itu sambung Irsan diterima dari Lembaga Sertipikasi Icert Indonesia untuk SNI. Dan melalui kebun model yang dikelola Koptan 7 Pamukka, juga berperan aktif secara langsung dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Koptan sangat yakin dengan kebun model organik yang sedang di kelola saat ini. Selain meningkatkan nilai ekonomi petani, juga berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan dari pengaruh bahan kimia,” ungkap Irsan mengakhiri. (ran) (Metro Tabagsel)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
2
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut