Terkait Irigasi Aek Mandurana, Forum Petani Sipirok Apresiasi Pemkab Tapsel


1
19 shares, 1 point
Terkait Irigasi Aek Mandurana, Forum Petani Sipirok Apresiasi Pemkab Tapsel
Air sungai Mandurana tampak mengalir lancar masuk keareal pertanian warga setelah sejumlah pihak mulai dari Dinas PUPR, Pertanian dan Masyarakat daerah Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan bergotongroyong memperbaiki sementara irigasi yang jebol akibat hujan beberapa hari lalu menggunakan material batu dan karung pasir. Pemkab Tapanuli Selatan akan membangun secara permanen irigasi yang jebol ini. (Antara Sumut/Kodir)

Sipirok – Forum Petani Sipirok (FPS) bersyukur karena jaringan irigasi aek (sungai) Mandurana sekitar lebih kurang 10 meter yang jebol akibat hujan deras melanda wilayah Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan akan dibangun.

“Kami masyarakat petani khususnya FPS pantas mengucapkan terimakasih atas respon cepat Bupati Tapanuli Selatan keluhan masyarakat Sipirok ini,” kata Herman Harahap, pengurus FPS menghubungi ANTARA, di Sipirok, Kamis petang.

Dikatakan, Bupati Tapsel Syahrul M.Pasaribu telah menginstruksikan Kadis PUPR Tapsel CH.Rizal Lubis dan pihak terkait lainnya untuk turun meninjau sekaligus merencanakan perbaikan jaringan irigasi jebol secara bertahap.

“Saya langsung mendampingi Oscar Daulay dan rekan lainnya dari dinas PUPR, dinas pertanian PPL Kelurahan Baringin Rahdian Pakpahan, PPL Desa Situmba Mardiah Siregar, KCD Sipirok Junnah Siregar kelokasi irigasi di lembah Tor (gunung) Sibohi hari ini, Kamis (11/4),” kata Herman.

Herman mengatakan, kedatangan Pemkab Tapanuli Selatan untuk kali kedua setelah pada hari pertama kejadian jebolnya irigasi pihak dari Dinas PUPR Tapanuli Selatan sudah datang meninjau.

Selain meninjau dan merencanakan perbaikan rombongan Pemkab dan masyarakat melakukan gotongroyong dengan cara menutup yang rusak dengan batu-batu koral ditambah timbunan sejumlah karung pasir agar air kebutuhan petani lebih lancar.

Sesuai penjelasan, kata Herman, Pemkab akan membronjong jaringan irigasi rusak tersebut sebelum dibangun secara permanen.

Sebagaimana diwartakan ANTARA selumnya hujan lebat mengguyur kota Sipirok, ibukota Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (9/4) sore hingga malam hari telah menyebabkan jaringan irigasi Aek Mandurana jebol yang dikhawatirkan dapat mengancam areal pertanian di wilayah itu.

Karena sejumlah warga masyarakat dusun Mandurana, lingkungan Hutaraja, Sumuran, Desa Sialagundi, Kelurahan Baringin, lingkungan Parsorminan dan Langsar bergantung hidup dari areal pertanian di daerah Tor Sibohi tersebut. (Antara Sumut)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
1
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut