Ternyata Palas Juga Miliki Tenun Ulos


0
Kain Tenun Kadis Koperindag dan UMKM Palas, Khoiruddin Harahap (kanan) bersama Kabid Perdagangan, Dingin Rambe (kiri) menunjukkan kain tenun ulos dari Palas. Rencananya kain tenun ulos dari dari Palas akan dikembangkan dan dimajukan untuk dikenalkan kepada daerah luar. (medanbisnis/maulana syafii)
Kain Tenun Kadis Koperindag dan UMKM Palas, Khoiruddin Harahap (kanan) bersama Kabid Perdagangan, Dingin Rambe (kiri) menunjukkan kain tenun ulos dari Palas. Rencananya kain tenun ulos dari dari Palas akan dikembangkan dan dimajukan untuk dikenalkan kepada daerah luar. (medanbisnis/maulana syafii)

Palas – Ternyata di Kabupaten Padang Lawas (Palas) juga ada ditemukan tenun ulos. Direncanakan usaha tenun ulos ini dikembangkan lagi lebih baik dan dimajukan sebagai potensi lokal dengan menyiapkan tenaga penenun baru.

“Sebenarnya, tenun ulos juga kita punya. Tapi, belakangan ini vakum, karena tenaga penenunnya sudah tidak ada lagi,” kata Kepala Diskoperindag dan UMKM Palas, Khoiruddin Harahap, kepada MedanBisnis, kemarin.

Dikatakan, usaha tenun ulos sebelumnya dikembangkan di Kecamatan Huristak, alat tenunnya juga lengkap jumlahnya ada enam set. Tapi, karena tenaga penenunnya sudah tidak ada lagi, akhirnya alat itu pun tak difungsikan lagi.

Diketahui, tenaga penenun itu sebelumnya hanya anak gadis, namun setelah si anak gadis menikah dan ikut bersama sang suami, akhirnya pekerjaan menenun kain ulos pun ditinggalkan.

Rencananya Diskoperindag dan UMKM Palas dalam waktu dekat akan memindahkan alat tenun itu untuk difungsikan kembali. Juga akan disusun jadwal untuk dilakukan pelatihan dulu guna mempersiapkan tenaga penenunnya.

“Sayang, kalau alat tenun itu tak digunakan. Padahal, hasil tenunnya cukup bagus. Pengembangan produk UMKM akan menjadi perhatian besar Pemkab Palas lewat Diskoperindag dan UMKM, tentunya, tidak hanya tenun, tapi juga bisa usaha kreatif lain,” tambah Khoiruddin.

Khoiruddin juga mengaku, ke depan ia sudah terbayang para pelaku usaha kerajinan rotan dan bambu juga akan digairahkan lagi. Selama ini, pelaku usaha itu juga sudah ada, tapi perlu ditingkatkan lagi pembinaannya untuk membuat mereka lebih bergairah dan hasilnya dapat dikenalkan sebagai potensi lokal yang menjanjikan.

“Kita akan menggairahkan UMKM, hal ini sesuai arahan dari Bapak Bupati Palas H Ali Sutan Harahap. Mudah-mudahan, ke depannya produk UMKM kita akan bermunculan dan berdaya saing, sehingga membuat ekonomi masyarakat membaik dan nama Padang Lawas lebih dikenal,” terangnya.

Ditambahkan, beberapa strategi pun sudah disiapkan untuk membangkitkan gairah pelaku UMKM tersebut. Salah satunya, akan dibuat sentra UMKM yang nanti akan menjadi pusat penjualan oleh-oleh khas daerah Palas.

Tak hanya sektor kerajinan saja, produk makanan juga akan ditingkatkan. Seperti diketahui, ada beberapa produk UMKM Palas di bidang makanan yang sudah punya nilai jual. “Siapa yang tidak tahu rempeyek. Rempeyek itu berasal dari Palas, ada juga makanan bijen yang juga benar-benar khas Palas. Namun, untuk saat ini bijen ini belum begitu dikenal,” jelasnya lagi. (maulana syafii/ medanbisnis)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut