Timbunan Tanah di Aek Tampang Ganggu Pengguna Jalan


0

timbunan tanahSIDIMPUAN – Penggalian lubang untuk pemasangan lampu hias jalan di jalur dua, mulai dari Siborang hingga Aek Tampang, Kota Padangsidimpuan (Psp), dinilai menganggu pengguna jalan. Pasalnya, tanah galian dibiarkan bertumpuk di badan jalan. Demikian disampaikan Aktivis Aliansi Mahasiswa Masyarakat Peduli Birokrasi Bersih (AMMPBB), Horizon Saputra, kepada METRO, Sabtu (16/11).

Menurutnya, di samping mengganggu pengguna jalan, penggalian tanah untuk pondasi pemasangan lampu hias di tengah jalan tersebut tidak memakai rambu tanda penghalang agar pengendara berhati-hati ketika melintas.

“Sejak dimulainya proyek penggalian hingga sekarang tidak ada dibuat tanda penghalang agar kendaraan berhati-hati. Walaupun ada, hanya dipasang di pinggir ketika proyek dalam tahap pengecoran pondasi, tapi untuk di tengah jalan itu tidak ada,” ucapnya.

Padahal, katanya, lagi jalur dua yang sempit banyak dilalui kendaraan itu sewaktu-waktu sehingga dikhawatirkan dapat menyebabkan kecelakaan, dikarenakan tumpukan tanah dibiarkan di badan jalan.

Informasi yang dihimpun METRO beberapa hari lalu melalui Sekretaris Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemadam Kebakaran Psp, Safaruddin Harahap, mengatakan proyek pemasangan lampu hias yang masih satu paket dengan proyek pemasangan lampu Jembatan Siborang itu merupakan proyek untuk memperindah tatanan kota.

Menurutnya, pusat kota akan dibuat lebih terang nantinya dan juga akan terlihat indah dengan hiasan lampu-lampu malam yang menerangi jalan-jalan di pusat kota. “Penggalian di jalur dua itu untuk memasang lampu hias jalan yang nantinya akan menerangi jalan, dan tentunya ini juga akan memperindah kota,” sebutnya. (tan) (metrosiantar)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut