Walikota Surabaya Peluk 2 Mantan PSK dan Janjikan Bantuan Modal Usaha


0

Surabaya – Semenjak menjabat sebagai Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini telah menutup 4 dari 5 lokalisasi PSK di kota Surabaya. Namun ternyata ada seorang mantan PSK yang tempat lokalisasinya ditutup menangis di pangkuan Risma.

Sebut saja mantan PSK itu bernama Mawar (bukan nama sebenarnya), ia pernah menawarkan tubuhnya di lokalisasi Tambaksari. Mawar mengaku tengah mengalami kesulitan ekonomi sehingga terpaksa mengamen.

“Daripada saya dihukum, saya ngamen, yang penting saya tidak mencuri, dan yang penting halal. Tapi saya ngamen dikejar kejar Satpol PP. Saya kerja PSK itu ditutup. Terus saya kerja apa?,” tanya Mawar sambil menangis di depan Risma di Graha ITS, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (6/3/2014).

Risma pun langsung memeluk Mawar dan berjanji akan segera mencarikan pekerjaan agar wanita berusia 60 tahun itu tidak mengamen. “Ya sudah-sudah. Nanti akan saya carikan pekerjaan. Sudah ya,” kata Risma sambil mengelus punggung Mawar.

Selain Mawar (60), turut hadir mantan PSK bernama Melati (bukan nama sebenarnya) yang berasal dari lokalisasi Dupak Bangunsari. Melati mengaku saat ini bekerja sebagai buruh laundry dikawasan bekas lokalisasi setelah ditolong sebuah ormas.

Sama halnya dengan Mawar, wanita berusia 65 tahun itu mengaku uang pesangon Rp 4,5 juta setelah ‘pensiun’ dan lokalisasi ditutup habis untuk membayar hutang dan biaya sekolah 7 anaknya.

Risma pun akan segera turun dan akan memberikan modal usaha bagi kedua ‘pensiunan’ PSK itu. “Kalau kembangkan lagi nanti akan saya bantu. Kalau mau usaha lain tidak apa-apa. Kalau sekolah anak, saya yang bayar,” ujar Risma menahan air matanya.
(ze/vid) (Detik)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut