Warga Paluta Tanam Pohon Pisang di Jalan


0

Paluta – Pemandangan aneh dan ganjil terlihat di Jalinsum Gunung Tua­ Langga Payung, Kilometer 16, Desa Sipaho, Kecamatan Halongonan.

Satu pohon pisang ditanam di badan jalinsum yang menghubungkan Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) dengan Kabupaten maupun kota lainnya yang kondisi jalannya berlubang.

Pantauan wartawan, Minggu (9/3) pohon pisang setinggi 1,5 meter itu ditanam di jalur arah Langga Payung, tepatnya setelah Desa Siancimun, Kecamatan Halongonan.

Menurut penuturan salah satu warga sekitar, Ibrahim (35), pohon pisang itu sudah tertanam sejak beberapa hari lalu sebagai bentuk sindiran dan protes kepada pemerintah yang terkesan membiarkan jalan itu rusak berkepanjangan.

Dikatakannya, masyarakat sekitar sudah bosan melihat kerusakan tu sebab kerusakan yang terjadi pada badan jalan itu merupakan ancaman serius bagi pengguna jalan.

“Masyarakat disini sudah bosan dan muak melihat pemandangan ini, kerusakan yang ada pada jalan ini sangat berbahaya,”ujarnya.

Ibrahim menambahkan masyarakat maupun pengguna jalan merasa bingung harus mengadu kepada siapa soal rusaknya jalinsum penghubung antara Kabupaten Paluta dan Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel) itu.

“Ntah mau gimana lagi, nyata-nyata jalan rusaknya berkepanjangan dan berbahaya tapi hingga kini tetap didiamkan saja,” keluhnya.

Terpisah, Samsul Harahap  (45) salah satu supir angkutan yang biasa melintasi jalinsum tersebut.

Menurutnya dibiarkannya kerusakan itu terus menerus tanpa adanya perbaikan dirinya memperkirakan kerusakan jalan itu dari hari ke hari akan semakin bertambah, sebab jalinsum ini merupakan jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Paluta menuju kota lainnya seperti Kota Pinang dan Kota Rantau Prapat serta menuju Provinsi Riau.

Dengan ditanamnya pohon pisang di badan jalan itu menurutnya adalah bentuk sindiran halus dari warga sekitar maupun pengguna jalan kepada pemerintah agar segera memperbaikinya, dikarenakan tingkat kerusakan di jalinsum itu akan sangat tinggi oleh banyaknya kendaraan berat yang melintas di jalan itu. (ong) (AnalisaDaily.com)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut