Warga Tambang Bustak Madina Ramai-ramai Mendulang Emas


0

Panyabungan – Selama sepekan terakhir, ratusan warga Tambang Bustak, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ramai-ramai mencari emas secara tradisional di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Gadis. Mereka mencari emas di pasir yang telah ditumpukkan kemudian dibersihkan. Sejak pagi warga berdatangan ke sekitar aliran sungai tersebut. Mereka berebutan mengambil tumpukan pasir yang sudah dikumpulkan alat berat untuk dijual sebagai bahan bangunan.

Masing-masing warga membawa ember dan peralatan lainnya untuk mengangkat (membawa) pasir ke sungai untuk dibersihkan.

Abdul Sani Lubis, (43), warga Tambang Bustak yang ikut mencari emas, mengatakan, mulai seminggu yang lalu ratusan warga Tambang Bustak dan sekitarnya ikut mencari emas di antara tumpukan pasir yang dikumpulkan oleh alat berat yang beroperasi di sekitar itu. Umumnya warga menggunakan alat tradisional yang dijuluki dulang untuk mencari emas. Sebagian warga berhasil mendapat emas dan sebagian lainnya tak mendapatkan hasil.

“Awalnya ada warga yang mencoba-coba mencari emas di pasir yang sudah ditumpukkan alat yang berat yang kebetulan sedang mengumpulkan pasir dan batu untuk dijual sebagai bahan bangunan.

Setelah dibersihkan, ternyata warga ini mendapat emas, setelah mereka jual harga mencapai Rp500.000-Rp1 juta. Hal ini diketahui warga lainnya, akhirnya warga mulai dari anak-anak sampai yang usia tua berbondong-bondong ikut mencari emas,” ujar Abdul Sani Lubis, kepada wartawan, Senin (14/4).

Disebutkannya, cerita itu terus bergulir di tengah-tengah warga, sehingga mereka datang beramai-ramai ke lokasi penemuan emas tersebut. Namun, katanya, tidak selalu ada hasil yang didapat masyarakat, bahkan tidak jarang pulang tanpa mendapat hasil apa-apa. “Maklum lah, namanya mencari emas, sangat sulit. Terkadang ada, terkadang tidak, rezeki-rezekian juga. Lepas-lepas gaji harian antara Rp100.000-Rp200.000,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, jumlah warga yang ikut mencari emas ini semakin hari semakin bertambah. Umumnya mereka mengajak keluarga mereka, mulai dari anak-anak sampai dewasa. “Uang yang didapat untuk tambahan uang jajan di sekolah,” ujar M Nuh, siswa SD di daerah tersebut yang ikut mencari emas. (zamharir rangkuti) (MedanBisnisDaily.com)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut